Jumat, 21 September 2012

Aluminium Chlorohydrate (AC) dalam Deodorant dan Solusi Bebas Bau Badan Tanpa Deodorant

Penyebab utama untuk kanker payudara adalah karena
pemakaian produk-produk ANTI-TRANSPIRAN (= anti keringat). Kebanyakan produk yang ada dipasaran merupakan kombinasi dari anti-keringat dan deodorant. Produk Deodorant sendiri tidak berbahaya. Mohon periksa bahan2 apa saja yang tertera dikemasan produk2 deodorant anti-keringat anda dirumah! Bila mereka mengandung Aluminum Chlorohydrate, SEGERA BUANGLAH.

Coba menggunakan merek-merek lain yang tidak mengandung
bahan Aluminum Chlorohydrateini.
Alasannya adalah sederhana:
Hanya beberapa bagian dari tubuh kita yang dapat mengeleminasi zat-zat racun, yaitu bag. belakang lutut, belakang kuping, diantara kaki dan ketiak. Zat2 racun ini dikeluarkan dalam bentuk keringat. Produk2 anti-keringat mencegah keringat keluar. Dengan menggunakan deodorant anti-keringat, zat-zat racun tadi tidak bisa dikeluarkan dari dalam tubuh, melainkan tertumpuk di kelenjar getah bening dibawah lengan. Asal kanker payudara kebanyakan ditemukan di area bagian atas payudara.
Laki2 tidak sepeka wanita terhadap type penyakit ini. Meskipun laki2 menggunakan produk2 anti-keringat, bahan2 produk ini biasanya tinggal melekat dipermukaan ketiak dan tidak langsung masuk kedalam kulit.
Kaum wanita yang setelah mencukur rambut ketiak langsung menggunakan produk anti-keringat lebih banyak risikonya, karena lewat luka-luka kecil yg mungkin terjadi akibat mencukur rambut ketiak tsb.Bahan-bahan kimia yg ada dalam produk anti-keringat bisa lebih cepat masuk kedalam tubuh.
SEBUAH SOLUSI TEPAT DAN AMAN BAGAIMANA ANDA BISA BEBAS SELAMANYA DARI BAU BADAN - BAU KAKI - BAU KERINGAT - BAU KETIAK MEMBUAT ANDA LEBIH PEDE DAN LEBIH DISENANGI SETIAP ORANG TAHUKAH ANDA??

1. Bila kita menekan jumlah keringat yang dikeluarkan tubuh -- terutama di bagian ketiak -- dengan mengoleskan deodoran antiperspiran (antikeringat), akan mengakibatkan penumpukan toksin yang memicu timbulnya kanker getah bening.

2. Senyawa aluminium yang jamak ditemui dalam deodoran, bisa mengakibatkan kerusakan DNA yang ujung-ujungnya menimbulkan penyakit kanker payudara. Semua jenis deodoran antikeringat biasanya mengandung beberapa senyawa aktif yang berbasis pada unsur aluminium. Jika Anda membaca bagian belakang kemasan deodoran antikeringat, bahan-bahan seperti aluminium chlorohydrate, aluminium chloride, aluminium hydroxibromyde, dan aluminium zirconium trichlorohydrex gly, adalah bahan-bahan yang paling umum digunakan.

3. Wanita yang sering mencukur ketiaknya, kemudian mengoleskan deodoran antiperspiran, lebih rentan terkena kanker payudara.

4. Dr. Philippa Darbre - dosen senior bidang onkologi di Universitas Reading, Inggris, Februari 2004 menegaskan senyawa kimia sintetik paraben -- yang biasa digunakan dalam kosmetik/deodoran agar tahan lama -- memicu pertumbuhan tumor pada jaringan payudara manusia pada penelitiannya ditemukan kasus tumor payudara sebesar 90% adalah disebabkan oleh senyawa kimia tersebut. Jika Anda membaca bagian belakang kemasan produk kosmetik, senyawa paraben bisa ditengarai dengan sebutan: methyl-, ethyl-, propyl- atau butyl-parabens. Untuk produk-produk kosmetik yang tanpa paraben dan zat-zat kimia sintentik lainnya dalam situs ini.

5. Setelah selesai mandi dan berparfum tentunya kita akan lebih harum (wangi), tetapi setelah kita berkeringat maka wangi parfum akan jadi tercemar oleh bau badan.

6. Bau badan selintas merupakan masalah kecil. Namun gangguan ini bisa berakibat fatal dalam pergaulan. Bila Anda memiliki bau badan, bau keringat, bau ketiak bahkan bau kaki, maka orang-orang disekitar Anda dapat merasakannya dan menjadi terganggu bahkan puyeng... sedangkan sebaliknya orang-orang tersebut sangat segan untuk menyampaikan kondisi tersebut pada Anda, karena mereka takut Anda tersinggung dan menjadi malu di depan umum.

Bau badan berasal dari kombinasi antara keringat dan bakteri. Keringat sesungguhnya tak berbau, bakterilah yang bertanggungjawab menciptakan aroma tak sedap itu, dimana bakteri melakukan aktifitas di lingkungan yang lembab dan basah. Proses pengeluaran keringat merupakan aktifitas alami yang dilakukan oleh tubuh. Keringat kita dihasilkan oleh dua kelenjar, yaitu kelenjar akrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar akrin memproduksi keringat bening dan tidak berbau, biasanya muncul di tangan, punggung serta dahi. Sedangkan kelenjar apokrin terdapat di tempat – tempat khususnya di daerah perakaran rambut, seperti ketiak, hidung, kemaluan, juga di daerah lipatan paha dan jari kaki.

Bagaimana mengatasi masalah bau badan tersebut?

Debac7, mengatasi masalah bau badan yang mengganggu. Merupakan deodoran berbentuk tisue basah yang mengandung bakteri baik dan berfungsi menghilangkan bau badan serta menghambat kerja bakteri penyebab bau.

Digunakan hanya sekali dalam seminggu.

Apa itu Tisu Deodoran de Bac7 ·

Tisu Deodoran berbahan dasar air dan bakteri positif untuk mencegah Bau Badan · Usapkan sekali dalam seminggu, mengekalkan keadaan badan tidak berbau selama tujuh hari · Tanpa alkohol · Tanpa pewarna · Tidak meninggalkan bekas · Tanpa pewangi

Kelebihan de Bac7

* Tidak menyubat pori – pori * Tidak meninggalkan bekas pada pakaian ( Deodoran lain mengandung Aluminium Talc yang berfungsi menyerap keringat sehingga meninggalkan bekas pada pakaian) * Tidak menimbulkan iritasi pada kulit * Tanpa efek samping * Setelah diselidiki pengguna de Bac7 menunjukan 95% sangat puas dengan menfaatnya


Cara Penggunaan debac7 * Sesudah mandi keringkan badan * Usapkan Tisu Deodoran de Bac7 di bagian badan yang berbau ( seperti ketiak, selangkangan, telapak kaki) dengan usapan yang lembut secara merata * Biarkan mengering ( kira – kira 5 hingga 10 menit ) sebelum memakai baju *

0 komentar:

Poskan Komentar