1. Tembok Ratapan
Ibu Kota Israel yang luasnya sekitar 700 kilometer ini adalah kota yang berdiri di sekitar pegunungan yang indah..
Penuh dengan situs-situs suci bagi umat berbagai agama, sehingga menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia..
Tembok Barat alias Tembok Ratapan, misalnya..
Dinding
bait suci di Jerusalem yang dibangun oleh Raja Salomon atau Sulaiman
dan Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada 70
Masehi..
Bangsa Yahudi percaya tembok ini tidak ikut hancur karena di tempat ini berdiam Shekhinah..
Dengan demikian, berdoa di tembok ini sama artinya berdoa kepada Tuhan..
Biasanya, peziarah dari berbagai penjuru dunia juga menyelipkan kertas doa di sela-sela batu tembok ratapan..
Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini
disebut “Tembok Ratapan” karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi
dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan..
Selain mengucapkan
doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis
pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu..
Panjang tembok ini sebenarnya sekitar 485 meter..
Namun kini yang tersisa hanya 60 meter..
Tembok tersebut berbatasan langsung dengan Masjid Al-Aqsa dan Masjid Omar..
Bagi kaum muslim, dinding ini merupakan dasar dari Masjid Suci Al-Aqsa..
Tembok
ini dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah atau mechitza untuk
memisahkan laki-laki dan perempuan karena Yahudi ortodoks saat berdoa
tidak boleh bersama-sama dengan perempuan..
Pada 1948
hingga 1967, Yahudi tidak diperkenankan untuk mendatangi tembok ini
lantaran berada di bawah pengawasan pemerintahan Yordania..
2. Apakah Hubungan Tembok Ratapan dengan Wall Facebook?
Kenapa di Facebook mempunyai Wall (Dinding/Tembok)?
Karena
pemiliknya -
Mark Zuckerberg- adalah orang Yahudi – walau kabar terakhir
dia mengproklamirkan diri sebagai atheis-, (mungkin) terinspirasi dari
salah satu tempat suci Yahudi di Yerusalem yang bernama Tembok Ratapan..
Dimana kaum Yahudi melakukan ritual ibadah dengan berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan..
Selain
mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka
yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah
dinding itu..
Itulah inspirasi Facebook Wall, untuk curhat, dan sebagainya..
Naudzubillah Min Dzalik..
3. Tembok Ratapan = Wall Facebook?
Tembok
ratapan itu kini masih berdiri, dan masih banyak orang datang ke sana
untuk berdoa dan meratap, sekaligus menuliskan harapan-harapannya lalu
menyelipkannya ke dinding- dinding tembok itu..
Nah, kini ada sebuah tembok baru yang dibuat di luar tembok ratapan itu..
Jika
yang datang ke tembok ratapan sebagian besar adalah orang-orang yahudi,
maka di tembok baru itu, yang datang meratap bukan saja orang-orang
yahudi, tetapi juga orang-orang Muslim dan orang-orang umum..
Mereka dengan leluasa meratap, mengeluarkan keluh kesahnya, menuliskan harapan-harapannya, dan menghaturkan doa-doanya..
Bahkan,
jika Tembok Ratapan di Palestina hanya sedikit pengunjungnya, itu pun
tidak setiap hari, maka tembok yang baru ini selalu dipenuhi oleh
pengunjung dari segala penjuru dunia tiap harinya..
Bahkan ada yang setiap hari tidak pernah meninggalkan tembok baru ini saking khusyuknya ibadah mereka di tempat itu..
Meski begitu, ia tidak pernah sesak, para pengunjungnya bisa dengan leluasa mengunjungi tembok-tembok itu..
Bahkan, mereka diberikan kemudahan dengan dibebaskannya mereka membuat privatisasi pada sebagian tembok tertentu..
Mereka
bisa menuliskan harapannya, menyelipkan keluh kesah dan doa-doa
panjangnya di dinding- dinding tembok itu, bahkan kini mereka juga dapat
menyelipkan foto-foto diri mereka..
Mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung lain yang juga menjadi peratap di tembok itu..
Kadang,
mereka saling bertukar komentar atas keluhan, harapan, doa, atau
sekadar celoteh kecil yang disisipkan di dinding mereka..
Begitu mudah, begitu akrab, dan begitu alami..
Ya.. tahukah kalian?
Kini, tembok ratapan itu bernama Facebook!!!
Di Facebook, kita mengenal istilah wall/dinding..
Di sana kita biasa mencurahkan isi kepala kita, harapan, doa dan sebagainya..
Secara konseptual, ini sama dengan konsep tembok ratapannya orang yahudi..
Bedanya, tembok ratapan kita itu adalah tembok maya, sementara tembok ratapan orang yahudi itu bersifat nyata..
Ya, di sini kita bisa melihat bagaimana orang yahudi itu mengamalkan ajaran agamanya, bahkan sampai di dunia maya..
Bukankah pemilik dan penggagas facebook ini adalah orang yahudi?
Sebuah misteri besar terungkap saat pendiri Facebook diwawancarai
oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari All Things Digital, di
konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California..
Rahasia itu justru terbuka secara tak sengaja..
Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya [
hoodie] yang selama ini selalu menutupi kepalanya..
“Ya Tuhan, Anda seorang pemuja (setan)!” kata Kara dengan bercanda..
Ternyata
jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu
terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke
enam penjuru arah mata angin..
Di titik pusat keenam anak panah itu, membentuk lambang Bintang Daud..
4. Siapa Mark Zuckerberg?
Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, seorang Yahudi yang lahir di New York pada 14 Mei 1984..
Tahun 1984 adalah tahun dimana George Orwell menulis dalam bukunya, sebagai deklarasi tahun peperangan untuk menguasai dunia..
Nama
lain dari New York adalah Little Israel (Israel Kecil), karena kota ini
menjadi tempat tumbuh subur dan berkembang para Yahudi di AS..
Zuckerberg
mengoperasikan Facebook di seluruh dunia di sebuah kamar kecil di
Harvard, sebuah institusi pendidikan yang dipegang oleh Yahudi..
Dan
nama Facebook berakar kata dengan Faceit, sebuah kata yang terkenal
sebagai jargon Yahudi dalam menguasai dunia. Jadi, Facebook bukanlah
sebuah kebetulan..
Saat ini, jutaan orang hinggap di Facebook..
Anda akan dianggap mahluk aneh ketika hidup di kota namun tidak mempunyai account Facebook..
Facebook
yang memungkinkan pertama kali orang mengakses jaringan maya selama 24
jam karena kemudahan GPRS di telefon genggam. Hingga, dengan mudah,
semua orang bisa diketahui keberadaannya..
Dengan mempunyai account Facebook, itu artinya, Anda membiarkan isi hati Anda bicara di depan publik..
5. Sekedar Renungan dan Nasehat
Terus
terang hati ini merasa tidak enak melihat banyak status tidak jelas dan
kurang bermanfaat muncul dari account teman-teman..
Tidak mengapa jika yang ditulis atau disampaikan berupa ilmu, nasehat atau info-info yang bermanfaat..
Namun
kalau sekedar isi hati, luapan perasaan, kekecewaan, kegaguman atau
entah apapun namanya yang kiranya tidak bermanfaat maka kiranya tidak
perlu ditulis/ disampaikan lewat fb atau yang lainnya. Selain hal itu
sia-sia, hal tersebut juga tidak baik untuk menjaga ‘privasi’ dan
muru’ah/kehormatan diri..
Hendaknya kita senantiasa menjaga waktu
kita, jangan hanya dihabiskan untuk sekedar update status atau
membalas/berkomentar pada status- status yang tidak jelas..
Betapa
indah apa yang disampaikan Rasulullah, Dari Abu Hurairah radhiyallahu
anhu, ia berkata : “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
Sallam : “Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan
sesuatu yang tidak berguna baginya.” [Hadis hasan riwayat Tirmidzi (no.
2318) dan lainnya]
6. Waktu yang Sia-Sia Di Depan Facebook
Saudaraku, inilah yang kami ingatkan untuk para pengguna facebook..
Ingatlah
waktumu! Kebanyakan orang betah berjam-jam di depan facebook, bisa
sampai 5 jam bahkan seharian, namun mereka begitu tidak betah di depan
Al Qur’an dan majelis ilmu..
Sungguh, ini yang kami sayangkan bagi saudara-saudaraku yang begitu gandrung dengan facebook..
Oleh karena itu, sadarlah!!
Semoga beberapa nasehat ulama kembali menyadarkanmu tentang waktu dan hidupmu..
Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan:
“Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal..
Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang..
Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.”
Lanjutan dari perkataan Imam Asy Syafi’i di atas:
“Kemudian
orang sufi tersebut menyebutkan perkataan lain: Jika dirimu tidak
tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan
dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”
(Al Jawabul Kafi, 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah).
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya..
Waktu
tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan
yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab
yang pedih..
Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung)..
Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya..
Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”
Ingatlah..!!!!
Kematian Lebih Layak Bagi Orang yang Menyia-nyiakan Waktu..
Ibnul Qayyim mengatakan perkataan selanjutnya yang sangat menyentuh qolbu:
“Jika
waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar
menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya
dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka
sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.”
(Al Jawabul Kafi, 109)
7. Marilah Memanfaatkan Facebook untuk Dakwah
Inilah pemanfaatan yang paling baik yaitu facebook dimanfaatkan untuk dakwah..
Betapa banyak orang yang senang dikirimi pesan nasehat agama yang dibaca di inbox, note atau melalui link mereka..
Banyak yang sadar dan kembali kepada jalan kebenaran karena membaca nasehat-nasehat tersebut..
Jadilah
orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama yang
dapat mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat..
Dari
Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik
manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.”
(Al Jaami’ Ash Shogir, no. 11608)
Dari
Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat
ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Jika Allah memberikan
hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik
bagimu daripada mendapatkan unta merah (harta yang paling berharga orang
Arab saat itu).”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Lihatlah
saudaraku, bagaimana jika tulisan kita dalam note, status, atau link di
facebook dibaca oleh 5, 10 bahkan ratusan orang, lalu mereka amalkan,
betapa banyak pahala yang kita peroleh..
Jadi, facebook jika dimanfaatkan untuk dakwah semacam ini, sungguh sangat bermanfaat..
Setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya..
Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya..
Dan
fenomena demikian menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni
‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’
ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang
melindas semua tata krama tentang malu, tentang menjaga Kehormatan Diri
dan keluarga..
Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan dengan
sindiran keras kepada kita, “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa
yang kamu mau.”
(Bukhari).
Beberapa orang sering
dgn mudahnya meng-up date status mereka dgn kata-kata yg tidak jelas,
entah apa tujuannya selain untuk numpang beken, cari perhatian dan
pengin ada komen- komen dari lainnya..
> Dingin . . .
> B.E.T.E. . . .
> Capek
> Puanass buaget neh !
> Arghhh .. . !!!!
> Gile tuh org !
> Aku masih menanti . . .
> Galau..!!
> etc….
8. Adab-Adab Berfacebook
Berikut
ini dilampirkan adab-adab mengenai perilaku ataupun sikap yang harus
dilakukan dalam menggunakan jaringan Facebook, yang merupakan media
terbesar yang sedang populer di lingkup kehidupan kita..
1. Sopan.
Baik di dunia nyata maupun dunia maya, bila anda ingin berkenalan tentunya harus sopan dan jujur..
Ketika
berteman dengan teman-teman atau sahabat lainnya, janganlah melupakan
peran teman anda sebagai penghubung anda yang bisa menjelaskan bahwa
anda mengetahui profil mereka melalui teman anda..
Rosulullah bersabda,
“Kamu
semua tidak mungkin dapat bergaul dengan orang lain dengan menggunakan
hartamu saja, tetapi hendaklah seseorang dari kamu semua itu bergaul
dengan mereka, dengan muka yang berseri-seri dan berakhlak yang baik”
(HR Thabrani, Baihaqi dan lain-lain).
Rosulullah juga bersabda, “Sayapun suka juga bersendagurau, tetapi saya tidak akan mengucapkan melainkan yang hak.”
(HR Thabrani dan Khatib).
Hadits
tersebut menunjukkan bahwa Rosulullah mengajarkan dalam pertemanan
berlaku sopan dan jujur dalam arti sopan dengan bermuka berseri-seri dan
berakhlak yang baik, serta bila bersendagurau berlakulah mengucapkan
yang hak atau jujur..
2. Janganlah berkomentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan anda.
Bila
anda sedang patah hati atau putus cinta atau kesal setengah mati karena
sesuatu hal atau kekasih pergi dengan perempuan lain, sebaiknya simpan
saja di ruangan pribadi anda..
Janganlah mengubarnya di jejaring ini (diungkapkan dalam status)..
Jika ingin mendapatkan simpati atau menumpahkan unek-unek kekesalan anda, teleponlah teman atau sahabat..
Janganlah bertanya pada orang-orang di dunia maya yang diakses oleh orang banyak..
Biasanya
seseorang yang kesal atau gagal dalam sesuatu hubungan mengucapkan
kata-kata yang kotor, kata-kata yang rendah dan bila diucapkan secara
langsung dengan suara yang keras dan memaki-maki..
Untuk itu, Rosulullah bersabda,
“Jauhilah
kamu semua akan kata kotor, karena Allah tidak suka kepada kata kotor
atau yang menyebabkan timbulnya kata kotor dari orang lain.”
(HR Nasai, Hakim dan Ibnu Hibban).
“Seorang mukmin bukanlah tukang pemberi celaan, tukang melaknati orang, tukang berkata kotor atau berkata rendah”
(HR Tirmidzi)
“Sesungguhnya
Allah itu tidak suka kepada orang yang kotor katanya, yang menyebabkan
timbulnya kata-kata kotor dari orang lain, juga yang suka bersuara keras
(berteriak-teriak) di pasar-pasar.”
(HR Ibnu Abiddunya dan Thabrani).
3. Jangan curhat dan buka rahasia.
Curhat memang menyenangkan, namun sebaiknya lihat-lihat tempat bila ingin curhat..
Cobalah gunakan cara yang konvensional dibanding melakukannya di jejaring pertemanan ini..
Khan bisa menggunakan email, telepon atau mengajak teman/sahabat minum kopi bareng-bareng..
Jangan menulis hal-hal yang sangat pribadi ini ke status, karena akan merugikan sendiri..
Kalau pribadi orang lain bagaimana?
Membuka rahasia pribadi saja tidak diperkenankan, apalagi rahasia orang lain..
Rosulullah bersabda,
“Apabila
seseorang mengadakan suatu percakapan, kemudian ia pergi, maka apa yang
dikatakannya itu adalah amanah (yang wajib disimpan baik-baik)”
(HR Abu Dawud dan Tirmidzi).
“Percakapan itu adalah amanah antara kamu semua”
(HR Ibnu Abiddunya).
Jadi
menyiar-nyiarkan rahasia itu adalah haram, jika akan menimbulkan suatu
bahaya, namun suatu cela besar jika tidak sampai menimbulkan bahaya
apa-apa..
4. Jangan menghina, mencaci dan menyebarkan fitnah
Seperti di dunia nyata, di dunia maya pun dituntut untuk menjaga tutur kata yang baik..
Bila
anda mencaci maki dengan kata yang kasar, bisa-bisa anda dinilai
sebagai orang yang enggak asyik, dan tentunya akan menjatuhkan reputasi
anda di mata teman-teman..
Ada seorang teman marah-marah, karena
seorang temannya menagih hutang di status atau komentar, dia merasa
tersinggung karena seluruh teman tahu akan hal itu..
Perbuatan menghina dan mengejek diharamkan dan dilarang keras oleh ajaran agama Islam..
sebagaimana Allah berfirman,
“Hai
orang-orang yang beriman, janganlah sesuatu kaum menghina kepada kaum
yang lain, karena barangkali yang dihinakan itu bahkan lebih baik dari
yang menghinakan..
Jangan pula golongan wanita menghina kepada
golongan wanita yang lain, karena barangkali yang dihinakan itu bahkan
lebih baik dari yang menghinakan”
(Al-Hujurat ayat 11).
“Janganlah kau ikuti orang yang suka mencela serta berjalan (kesana kemari) menyebarkan fitnah”
(Al-Qalam ayat 11).
Untuk itu, Rosulullah bersabda,
“Janganlah kamu semua
memaki-maki mereka itu (yakni orang-orang musyrikin yang terbunuh dalam
peperangan Badar), karena tidak ada sesuatu apapun yang membekasi
orang-orang yang mati itu dengan apa-apa yang kamu semua ucapkan, bahkan
hanya menyakiti orang-orang yang masih hidup saja (seperti keluarga
mereka dan lain-lain)..
Ingatlah bahwa kata-kata yang rendah itu adalah suatu kehinaan (bagi yang mengucapkan)”
(HR Ibnu Abiddunya dan Nasai).
“Yang
amat dicintai dari kamu semua di sisi Allah adalah yang terbaik
akhlaknya, yang dermawan lagi gemar menjamu orang, yang dapat
menyesuaikan diri lagi dapat diikuti penyesuaian dirinya itu, sedangkan
yang amat dibenci dari kamu semua itu di sisi Allah adalah orang-orang
yang suka berjalan dengan berbuat adu domba, yang memecah belah antara
saudara-saudara, lagi pula yang mencari-cari alasan untuk melepaskan
diri dari kesalahan-kesalahan”
(HR Ahmad)
5. Kenali perbedaan antara wall (status) dengan message.
Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi anda sebaiknya tidak perlu terlalu diekspos..
Ingat
kan ini juga dibaca oleh orang banyak, dan kalimat-kalimat nya mungkin
lebih cocok jika disampaikan melalui message di inbox..
Allah berfirman,
“Jika ada seorang fasik datang kepadamu dengan membawa suatu berita, maka periksalah dahulu dengan seksama”
(Al-Hujurat ayat 6).
6. Jangan terlalu sering mengeluh.
Ketika anda punya masalah dengan atasan, rekan kerja atau klien anda, hindari mengeluhkan hal tersebut di facebook..
Ingat status anda dapat dibaca oleh banyak orang, termasuk atasan dan relasi anda..
Coba ingat lagi, mereka sudah menjadi teman anda kan?
Jadi jagalah jempol anda agar tidak mengetik sembarangan..
Mereka akan berfikir bahwa anda tidak professional..
Daripada berkeluh kesah, sebaiknya tuliskan hal-hal yang positif yang membuat orang lain bersemangat dan bermotivasi..
Berkeluh kesahlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana firman-Nya,
“Katakanlah
: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..
Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya..
Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
(Az-Zumar ayat 53).
“Bermohonlah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut..
Sesungguhnya Tuhan itu tidak menyukai orang-orang yang melanggar batas”.
(Al-A’raf ayat 55).
7. Jangan sekali-kali membuat profil palsu.
Biasanya hal ini terkati dengan urusan asmara anda yang gagal dan membuat anda dendam..
Mungkin
terlintas di benak anda untuk membuat akun palsu, nama palsu agar
mantan pacar atau suami yang telah menyakiti anda tidak mengenalnya.
Kemudian, anda posting atau membuat status-status hal-hal yang buruk tentangnya..
Berkaitan dengan hal tersebut, Rosulullah bersabda
“Ada
tiga perkara, barangsiapa memiliki semua itu dalam dirinya, maka ia
adalah seorang munafik, sekalipun ia sholat, berpuasa dan mengira bahwa
ia seorang muslim, yaitu jika berkata dusta, jika berjanji menyalahi
dan jika dipercaya berkhianat”
(HR Bukhari dan Muslim).
“Ada
empat perkara, barangsiapa yang memiliki semuanya itu dalam dirinya,
maka ia adalah seorang munafik, sedangkan barangsiapa yang memiliki
salah satu dari sifat-sifat itu di dalam dirinya, maka ia memiliki salah
satu
kemunafikan, sehingga ia meninggalkan sifat tersebut..
Empat
perkara itu adalah jika berbicara dusta, jika berjanji menyalahi, jika
menjanjikan sesuatu bercidera dan jika bermusuhan berlaku curang”
(HR Bukhari dan Muslim).
“Amat
besarlah pengkhianatannya jika engkau mengatakan suatu percakapan
kepada saudaramu yang ia dapat mempercayai kata- katamu itu, sedang
engkau sendiri berdusta kepadanya dalam kata-katamu tadi”
(HR Bukhari).
“Saya
berwasiat kepadamu agar tetap bertakwa kepada Allah, benar dalam
berkata-kata, menunaikan amanah, menepati janji, menyedekahkan makanan
dan merendahkan diri”
(HR Abu Na’im).
8. Membalas setiap pesan.
Jawablah pesan dari teman anda jika mereka menanyakan sesuatu..
Abaikan
saja jika ada yang mengirimkan pesan negative dan jangan terpancing
serta membuang waktu anda dengan menanggapi orang tersebut..
Sama
saja di dunia nyata dengan dunia maya juga dalam bersilaturahmi ke
teman atau saudara, walau sekedar bercakap-cakap, Islam sebagai agama
yang sempurna mengajarkan adab bertamu yaitu “mengucapkan salam”.
Dengan
mengucapkan salam berarti anda mendoakan semoga tuan rumah memperoleh
keberkahan dan keselamatan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa
Ta’ala dalam Surat An-Nur ayat 27,
“Hai orang-orang yang
beriman, janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian
sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya”.
Lalu,
“bersikap tawadlu dalam majelis tuan rumah” dimana sudah menjadi hal
yang lumrah bahwa siapapun yang menjadi tuan rumah tentu ia tidak ingin
melihat tamunya berlaku tidak sopan..
9. Hargai usaha orang lain.
Hargailah usaha orang lain yang membuat tulisan, kutipan, petunjuk, saran ataupun kritik yang membangun..
Allah berfirman,
“Kami
(Allah) mencatat apa-apa yang telah mereka lakukan dahulu-dahulu dan
apa-apa yang merupakan bekas dari amalan-amalannya itu”
(Yaa Siin ayat 12).
“Akan diberitahukanlah kepada manusia pada hari kiamat itu apa-apa saja amalan yang dilakukannya dahulu atau belakangan”
(Al- Qiyamah ayat 13).
Rosulullah bersabda :
“Tinggalkanlah berbantah-bantahan itu sebab sedikit kebaikannya..
Tinggalkanlah berbantah-bantahan itu, sebab sedikit kemanfaatannya..
Berbantah-bantahan itu hanya menimbulkan perseteruan saja antara sesama saudara”
(HR Thabrani).
“Janganlah
engkau berbantah-bantahan dengan saudaramu, jangan pula bersendagurau
dengannya (yang melampaui batas) dan jangan sekali-kali engkau
mengemukakan janji kepadanya akan suatu perjanjian kemudian engkau tidak
menepatinya”
(HR Tirmidzi).
~ Marilah Manfaatkan Facebook untuk Menyebarkan Kebaikan ~
"Ketika ku mohon pada Allah KEKUATAN, Allah memberiku kesulitan agar aku kuat..
"Ketika ku mohon pada Allah KEBIJAKSANAAN, Allah memberiku masalah agar kupecahkan..
"Ketika ku mohon pada Allah KESEJAHTERAAN, Allah memberiku akal untuk berfikir..
"Ketika ku mohon pada Allah KEBERANIAN, Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi..
Bonus Foto" Disana :
George W. bush Adalah Seorang Yahudi..
Justin Bieber Juga Seorang Yahudi..
Masihkah jadi fans Dia??
Naudzubillah Min Dzalik..
Paus Paulus..
Barrack Obama Juga Seorang Yahudi..
Will Smith Juga Seorang Yahudi..
Yuk
Bersihkan Hati, jadikan Facebook Untuk Kebaikan Dan Dakwah Islami,
Setidaknya Gunakanlah facebook hanya Untuk berbagi Kebaikan Sesama
Muslim, Mari Kita Saling Mengingatkan..
Bagikan Artikel Ini untuk Sahabat Muslim Kita ^^