Minggu, 25 Maret 2012

Cara Mengatasi Racun Serangga Tomcat

Sebutan serangga ini sedikit kurang tepat sebab sebenarnya tomcat adalah nama pestisida. Di beberapa daerah, serangga ini sering disebut semut kanai atau semut kayap. Serangga tersebut adalah kumbang memiliki ukuran relatif kecil, sekitar 1 cm sehingga kadang tidak dikenali. Keunikan serangga ini adalah bagian sayap yang tak menutupi seluruh abdomen. serangga ini memiliki habitat di persawahan, hutan maupun taman kota. Serangga tomcat banyak keluar pada malam hari dan akan memburu cahaya. Karenanya, di kawasan yang diserang sebaiknya mematikan lampu teras. Sprei atau pakaian yang ditempeli serangga ini harus dicuci. Serangga ini tak menyengat atau menggigit. Dia cukup mengeluarkan cairan beracun dari tubuhnya dan itu yang berbahaya.

Cara Mengatasi Racun Serangga Tomcat

Biasanya, serangga ini memakan telur serangga lain pemakan daun. serangga ini biasanya menyerang untuk mempertahankan diri. Serangga ini bisa menyerang apapun yang dianggap menggangggu. Serangan pada manusia sebenarnya bukan tujuan. Hanya mungkin ada aktivitas manusia yang mengganggu serangga ini. Aktivitas yang mengganggu antara lain saat serangga akan masuk ke rumah dan terhalang tirai, manusia membuka tirai tersebut sehingga kumbang ini terbang dan menyerang.
Ciri khas serangga jenis ini adalah kemampuan memproduksi toksin yang disebut paederin. Saat menyerang, serangga akan mengeluarkan toksin, persis seperti ular yang mengeluarkan bisa.
Toksin tersebut yang dikatakan bisa berdampak buruk bagi manusia. Akibat jika terserang serangga ini adalah dermatitis, dimana kulit melepuh seperti mengalami luka bakar dan mengeluarkan cairan.
Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air sabun agar menetralisir racun. Bisa juga memakai Kalium permanganat atau salep untuk mengobati. Dikatakan bahwa racun serangga ini konsentrasinya 12 kali lebih besar dari bisa kobra. Namun demikian, racun serangga ini tak mematikan.
Serangga jenis ini sebenarnya serangga yang menguntungkan bagi petani karena mampu membasmi wereng. Karenanya, serangga ini cukup dicegah kehadirannya, tak perlu dibasmi dengan pestisida kimia.
Serangga Tomcat dan Cara Mengatasi Racunnya. Untuk pestisida nabati, menggunakan formulasi daun mimba (Azadirachta indica juss) yang dicampur dengan daun serai dan jahe dengan perbandingan 1:1:1 lalu diblender. Setelah itu lalu dicampur dengan 10 liter air. Setelah didiamkan selama dua hari, air perasan itu dipakai sebagai pestisida nabati. Penyemprotan ini cukup efektif untuk membasmi tomcat.
Apa itu Tomcat?


1. Dikenal dengan nama ilmiah kumbang rove, hewan semacam semut besar, bersayap, dengan warna belang – belang hitam dan merah.
2. Racunnya 12 kali lebih mematikan daripada bisa ular cobra. Jika merayap di handuk, baju, sprei ato bahkan lantai rumah harus segera dibersihkan dengan air dan sabun, karena pada saat merayap saja dia sudah mengeluarkan toksin melalui kulit tubuhnya. Kalau sadar kulit anda kena Tomcat segeralah dicuci pakai sabun, jangan di kasih odol/ pasta gigi, minyak kayu putih, balsem, minyak tawon, karena hasilnya akan memperparah saja.
Kulit yang terkena toksin tomcat akan merah meradang mirip herpes tapi tak sama. Kalau Herpes di sertai nyeri di syaraf anggota tubuh yang kena, misal tangan kiri kena herpes, maka syaraf – syaraf bagian kiri akan nyeri, kalau toksin tomcat tidak seperti itu, hanya merah meradang disertai nanah bintik kecil-kecil.
3. Kalau ketemu tomcat jangan sekali-kali mematikan/ memukul dengan tangan karena akan terkena toksin. Pakai sandal atau batu ataupun barang-barang keras lainnya. Pokoknya jangan langsung bersentuhan dengan tomcat.
4. Bekas luka jangan terkena sinar matahari karena akan menyebabkan warna kulit menghitam dan lama untuk dihilangkan. 
5. Obatnya salep dan antibiotik, biasanya hydrocortisone 1% atau Salep betametasone + antibiotik neomycin sulfat-3xsehari atau Salep Acyclovir 5%, lebih jelasnya tanya apoteker atau silahkan langsung ke dokter umum atau kulit, jangan lupa bilang kalau kena tomcat agar dokter tidak salah beri obat herpes.

Baca Selengkapnya - Cara Mengatasi Racun Serangga Tomcat

Cara menghilangkan bekas luka

Luka biasanya akan hilang dengan sendirinya sebab kulit di rancang oleh tuhan bisa memperbaiki dirinya sendiri bila sedang luka. Salah satu cara alami alias tradisional untuk menghilangkan bekas luka adalah dengan daun randu. Caranya yaitu dengan menumbuk beberapa pucuk daun randu lalu tempel di bekas luka sampai ramuan tumbukan daun randu itu kering sendiri kemudian bersihkan dengan air bersih. Lakukan berulang-ulang setiap hari sampai bekas lukanya pudar dan mungkin butuh waktu lama karena tidak instan.

Atau anda bisa mencoba Cara menghilangkan bekas luka lama secara alami di bawah ini, Pilih salah satunya atau beberapa saja :




1. Minyak zaitun Oleskan minyak zaitun ke area bekas luka. Cara ini juga bisa membantu mengangkat bekas luka.
2. Madu Salah satu cara yang diklaim paling efektif adalah dengan mengoleskan madu beberapa kali sehari. Cara ini akan membuat kulit tampak bercahaya secara alami serta sekaligus mengangkat bekas luka.
3. Lidah buaya Oleskan getah cairan lidah buaya ke area luka yang masih baru. Cara ini efektif mencegah pembentukan luka permanen.
4. Kayu cendana Buatlah pasta campuran dari kayu cendana dengan air mawar. Oleskan pasta tersebut ke area bekas luka di malam hari dan bersihkan di pagi harinya. Metode ini dinyatakan sebagai salah satu cara terbaik menghilangkan bekas luka.
5. Jus lemon Jus lemon merupakan pemutih alami dan bisa membantu menyamarkan bekas luka dan belang-belang di kulit.
6. Minyak lavender Oleskan minyak lavender ke area bekas luka dengan menggunakan kapas, 2 kali sehari.
7. Susu dan yogurt Buatlah larutan dari 1 sendok makan krim susu asam (pilihlah yang bebas lemak untuk muka berminyak), 1 sendok makan yogurt, 1 sendok makan oatmeal yang telah dihaluskan dan beberapa tetes jus lemon. Oleskan larutan ke muka dan biarkan 10 menit sebelum dibersihkan. Cara ini efektif mengangkat bekas-bekas luka di wajah.
8. Jus mentimun Oleskan jus mentimun ke area bekas luka dan biarkan selama 15 menit sebelum membasuh muka dengan air dingin.
9. Minyak kelapa Cobalah memijat area bekas luka dengan minyak kelapa. Cara ini bisa menyamarkan, meski tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.
10. Daun mint Ambillah beberapa lembar daun mint kemudian haluskan. Selanjutnya ambillah sari dari daun mint yang telah dihaluskan dengan menggunakan kain. Selanjutnya oleskan ke wajah atau area lain yang memiliki bekas luka.
11. Teh hijau Basahi kapas dengan teh hijau kemudian oleskan ke bekas luka.
Baca Selengkapnya - Cara menghilangkan bekas luka

Sabtu, 24 Maret 2012

Tips Agar Terhindar dari Kanker Payudara.



Berolahraga dan kurangi stres
Bergerak minimal 30 menit setiap hari membantu menjaga berat badan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan berolahraga, Anda pun jauh lebih sehat dan terhindar dari stres. Belajar memanjakan diri meningkatkan pikiran pasti, bisa dilakukan dengan cara berjalan-jalan di taman, dipijat, mendengarkan musik yang menenangkan dan berendam di dalam air hangat.

Memijat payudara
Memijat payudara secara teratur dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan pengeringan cairan getah bening, mengurangi gejala PMS, menopause dan kram akibat menstruasi. Selain itu kebiasaan memijat payudara juga bantu Anda mengurangi ketidaknyamanan saat hamil dan menyusui.

Hindari Mamografi dan beralih ke Termografi
Termografi payudara, adalah metode deteksi kanker payudara yang sudah ada sejak sekitar 1960-an, menggunakan scanner pemantau panas untuk mendeteksi variasi panas badan dijaringan payudara. Metode ini diklaim lebih baik daripada mamografi, yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Namun agar lebih meyakinkan, bicarakan hal ini dengan dokter Anda dan pertimbangkan risiko-risiko yang mungkin timbul.

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi wanita. Namun tahukah Anda, bahwa kanker payudara bisa dicegah dengan memiliki gaya hidup sehat?

Walau terdengar terlalu sederhana, menurut Barb Hughesian, penemu situs HealthyChoices4Life.com, diet sehat dan olahraga yang tepat bisa bantu cegah risiko terkena kanker payudara sebesar 30 hingga 50 persen. Berikut Tips Agar Terhindar dari Kanker Payudara, seperti yang dikutip dari ezinearticles.

Konsumsilah makanan dan minuman bernutrisi tinggi
  1. Hindari memakan makanan kaleng dan beralih pada makanan segar alami.
  2. Usahakan untuk mengonsumsi makanan organik, yang terbukti memiliki lebih banyak vitamin dan mineral.
  3. Pilih makanan yang mengandung lemak baik. Tubuh kita memerlukan lemak baik agar dapat berfungsi dengan baik. Terlalu banyak mengonsumsi minyak olahan akan memberikan efek negatif pada kesehatan tubuh.
  4. Biasakan mengonsumsi omega 3 yang terdapat pada ikan laut, kacang, alpukat, minyak kelapa dan mentega.
  5. Bila Anda seorang vegetarian, penting bagi Anda untuk mendapatkan beberapa bentuk protein dari kacang dan tahu.
  6. Jika Anda memakan danging, usahakan mengonsumsi daging organik dari hewan yang memakan rumput karena lebih sehat.
  7. Jangan memasak protein terlalu lama, tapi masak dengan temperatur yang aman dan tepat untuk daging.
Hindari xenoestrogens
Zat xenoestrogens adalah penyebab utama kanker payudara dan masalah kesehatan wanita lainnya. Zat ini merupakan estrogen yang berasal dari luar tubuh dan menyebabkan sistem endokrin menjadi tak berfungsi dengan baik.

Cara terbaik untuk menghindari xenoestrogens adalah dengan mengurangi konsumsi daging, produk susu, makanan yang mengandung pestisida. Selain itu mengurangi penggunaan plastik, deterjen, logam berat seperti timbal dan merkuri serta tidak menggunakan plastik saat memasak dengan microwave bisa menjadi beberapa cara lain untuk terhindar dari xenoestrogens.

Baca Selengkapnya - Tips Agar Terhindar dari Kanker Payudara.

Anisa Cherry Belle (ChiBi)

Anisa Cherry Belle merupakan salah satu personil Girlband Indonesia yang baru-baru ini menyemarakkan musik tanah air yaitu Cherry Belle.

Girlband Cherry Belle beranggotakan 9 gadis cantik yaitu Cherly, Angel, Anisa, Christy, Devi, Felly, Gigi, Ryn, dan Wenda mulai di kenal ketika menyanyikan lagu "dilema".

Penampilan yang energik dan powerfull juga cantik-cantik, membuat video Cherry Belle banyak di tonton penggemarnya.

Untuk kali ini, saya akan share sedikit tentang salah satu personil Cherry Belle yaitu Anisa Cherry Belle

Berikut foto Anisa Cherry Belle | Profil Anisa Cherry Belle | Biodata Anisa Cherry Belle







Nama Lengkap : Anisa Rahma

Nama Panggilan : Anisa

TTL : Bandung, 12 Oktober 1990


Tinggi : 164cm

Berat : 46kg

Hobby : Nyanyi, dance, gambar, melihara kucing, traveling

Makanan Fav : Onde-onde, kepiting, cheese cake, bolu ketan hitam, kebab

Angka Fav : 12, 7, 4

Warna Fav : Merah, pink, ungu

Tokoh Idola : Shinchan, Garfield

Spending time : Main sama kucing, browsing





















 
Baca Selengkapnya - Anisa Cherry Belle (ChiBi)

Senin, 19 Maret 2012

klik Madura

Pantai Wisata Camplong yang letaknya di Kabupaten Sampang, berjarak sekitar 8 kilometer ke arah timur dari Kota Sampang, terletak di Desa Dharma Camplong, merupakan pantai landai dengan pasirnya yang putih. Di dekat pantai dilengkapi taman yang ditumbuhi pohon cemara sehingga menambah keteduhan di kawasan wisata ini. Bila cuaca cerah , pada sore hari dapat menikmati indahnya panorama saat matahari tengggelam. Inilah keindahan yang dimiliki Pantai Wisata Camplong. Ketika memasuki kawasan Pantai Wisata Camplong, suasana segar terasa di sela-sela pohon cemara.Saat ini, fasilitas yang benar-benar siap adalah Hotel Wiasata Camplong dengan 22 kamar. Hotel ini juga dilengkapi restoran, room service, meeting room, karaoke, dan mandi pantai.

Tidak lupa juga Keluarga saya berfoto-foto di Madura Pantai Camplong

IBUKU BERGAYA ^_^













Baca Selengkapnya - klik Madura

Sabtu, 19 November 2011

Uji disini apakah dia tergila-gila pada kamu

Dia sepertinya menyukai Anda. Berkali-kali Anda memergoki dia sedang menatap Anda, bahkan ia juga sempat membelikan Anda syal saat musim hujan lalu. Namun, hingga kini ia masih belum menunjukkan tanda-tanda hendak 'menembak'. Jika Anda bertanya-tanya apakah seorang pria jatuh cinta, bahkan tergila-gila dengan Anda, maka ujilah ia lewat beberapa tanda berikut ini.

Dia ada di mana-mana

Entah saat Anda di kantin kantor, ujung lorong bersama teman-teman, dalam perpustakaan, bahkan di tempat ibadah, dia selalu ada di sana. Jika ia tampak ada di mana-mana, maka bisa jadi ia ingin agar Anda memperhatikan keberadaannya juga. Lemparkan sedikit senyuman, maka itu akan membuat dia makin tergila-gila.


Dia ingat semuanya

Hal sekecil apapun yang terjadi atau yang pernah Anda sebutkan, ia ingat semua itu. Bahkan hal yang Anda lupa pernah mengatakannya pun, seolah terekam jelas dalam ingatannya. Ini tanda kuat bahwa Anda penting baginya.

Dia terus menatap Anda

Entah saat ia sedang berbicara, atau saat mendengarkan Anda bicara, bahkan saat sedang sibuk sekalipun, matanya seolah selalu awas menatap dan tak pernah lepas dari Anda. Hanya Anda yang ada di mata dan hatinya. Jika lain kali Anda menangkap basah tatapan matanya, lemparkan senyum. Bisa jadi hal itu akan membuatnya tersenyum balik, atau membuat ia membuang muka karena malu akibat ketahuan.

Dia sering memuji Anda

Belum mandi saja sudah dibilang cantik dan wangi. Meski mungkin tersimpan aneka kata-kata gombal dalam pujiannya, namun jika ia sering membanjiri Anda dengan pujian, maka bisa dipastikan hatinya pun sedang kebanjiran cinta untuk Anda.

Teman-temannya tahu nama Anda

Jika teman-temannya (yang bukan teman Anda) tahu nama Anda, maka hal ini berarti ia sering membicarakan Anda dengan mereka. Jika ia sering membicarakan Anda, maka dapat dipastikan ia sering memikirkan Anda pula.
Dia banyak bertanya
Dia ingin tahu pendapat Anda tentang kaos barunya, atau apakah Anda suka potongan rambutnya yang sekarang. Dia bahkan meminta nasehat Anda tentang tawaran pekerjaan terbaru. Jika ia membanjiri Anda dengan banyak pertanyaan, dan bukannya cenderung berbicara tentang diri sendiri, maka itu berarti sinyal hijau bahwa ia benar-benar suka pada Anda.

Dia memberi banyak komentar dalam situs jaringan sosial Anda

Facebook atau Twitter Anda penuh dengan komentar darinya. Ia bahkan tak takut orang lain mengetahui bahwa ia menyukai Anda.

Dia mengundang Anda dalam pertandingan/ acara yang ia ikuti

Jika seorang pria menyukai Anda, maka ia cenderung ingin pamer kebolehan pada Anda. Jika dia seorang pemain basket, maka ia ingin Anda melihatnya saat beraksi. Jika dia anak band, maka ia akan memberikan tiket khusus agar Anda bisa menyaksikannya manggung. Berikan teriakan penyemangat dan ia pun siap jadi milik Anda.

Dia mendekati teman Anda

Bukan untuk menggoda mereka, melainkan untuk mencari tahu tentang Anda dari mereka.

Dia mengajak Anda kencan

Akhirnya setelah semua sinyal di atas, ia pun mulai berani mengajak Anda kencan. Mungkin ini hanya sekedar jalan berdua di mall dengan alasan mencari kado, atau minta ditemani ke tempat kerabat di luar kota, hingga mengajak Anda menemaninya nonton konser. Apapun itu, ini adalah tanda paling kuat bahwa hatinya telah memilih Anda. Jika dia termasuk pemalu, maka tak ada salahnya Anda yang membuka jalan lebih dulu dengan mengajaknya keluar.

Jadi, jelas bukan apa yang menjadi tanda bahwa seorang pria benar-benar menginginkan Anda. Tak usah menebak-nebak, karena pria sangat mudah dibaca.
karna wanita ingin dimengerti.. kwkwkw.
~~~~(^,^)~~~~

Ok itu adalah Uji disini apakah dia tergila-gila pada kamu yang bisa ziyaziio sampaikan. dan bagi kalian yang suka dengan dunia blogging. n binggung pilih hosting untuk blog kamu maka Amikom.us Tempat Belanja Hosting Murah adalah jawabannya. semoga bermanfaat. :) 
Baca Selengkapnya - Uji disini apakah dia tergila-gila pada kamu

Senin, 07 November 2011

Cerita sedih bangeet :(



Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”
“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi,  ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
Saat  pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya  dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.
Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.
Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.
Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.
Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”
Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”
Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”
Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Ok itu adalah Cerita sedih yang bisa ziyaziio sampaikan. dan bagi kalian yang suka dengan dunia blogging. n binggung pilih hosting untuk blog kamu maka Amikom.us Tempat Belanja Hosting Murah adalah jawabannya. semoga bermanfaat. :) 
Baca Selengkapnya - Cerita sedih bangeet :(